NPL kartu kredit potensial melonjak

Keuangan
Jumat, 19/06/2009

NPL kartu kredit potensial melonjak

JAKARTA: Bank Indonesia mengingatkan industri kartu kredit untuk mewaspadai potensi lonjakan non performing loan kartu kredit yang peredaran pada tahun ini dapat menembus 14 juta kartu atau rata-rata tumbuh 20% per tahun.

Kabiro Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Aribowo mengutarakan rata-rata nilai transaksi kartu kredit pada saat ini tumbuh 30,5% per tahun dengan posisi non performing loan berada di kisaran 10%.

“Peningkatan pasar kartu kredit ini tumbuh pesat yang terlihat juga dari nilai transaksi harian sekitar Rp290 miliar dan volumenya mencapai 456.000 transaksi. Jadi, perlu diwaspadai agar kualitas kredit tetap dijaga,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Aribowo menyatakan model bisnis di pasar kartu kredit ini sangat berbeda dari pasar kredit umumnya sehingga posisi NPL di kisaran 10% tergolong cukup. Namun, diharapkan angka itu masih dapat ditekan ke kisaran 7%-8%.

Untuk mengendalikan NPL itu, kata dia, pihaknya tidak dapat membatasi jumlah penggunaan kartu oleh masyarakat, karena semua merupakan pertimbangan bisnis yang mengintegrasikan manajemen risiko yang ditentukan setiap bank.

Menurut dia, dengan data tersebut industri kartu kredit dapat saling mengakses profil kredit dari calon nasabah sebagai tindakan antisipatif ancaman gagal bayar.

Selain itu, katanya, asosiasi juga terus mendorong industri kartu kredit untuk bermigrasi ke teknologi chip yang ditargetkan selesai tahun ini. Saat ini, proses migrasi telah mencapai 70% dari kartu beredar.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Dodit W. Probojakti mengemukakan potensi pasar kartu kredit saat ini mencapai 10 juta calon pemegang kartu yang berpenghasilan di atas Rp3 juta per bulan.

Dia mengatakan pasar kartu kredit baru tergarap sekitar 5,5 juta pemegang kartu sehingga diperkirakan masih terdapat 4,5 juta calon pengguna kartu potensial di pasar tersebut.

Berdasarkan data Bank Indonesia per April 2009 jumlah kartu kredit beredar mencapai 11,67 juta kartu meningkat dari posisi yang sama tahun sebelumnya 10,22 juta kartu. Nilai transaksi tunai kartu kredit menembus Rp295,76 triliun, dan belanja Rp10,24 triliun. (17)

Bisnis Indonesia

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s