Program Dana Pensiun Mandiri – Berapa Besarnya Iuran Dana Pensiun Anda

Program Dana Pensiun Mandiri dan Berapa Besarnya Iuran Dana Pensiun Untuk Dana Pensiun Anda

PROGRAM DANA PENSIUN MANDIRI &

BERAPA BESARNYA IURAN DANA PENSIUN ANDA?

Temukan Jawabannya dalam Article ini !

Oleh Subur Harahap, SE, Ak, MM, CFP®

Financial Planner di www.suhaplanner.com

Masa pensiun seharusnya menjadi masa-masa yang indah dan sangat ditunggu-tunggu banyak orang bukan?, karena pada masa pensiun ini, Anda bisa melakukan berbagai macam aktivitas yang intinya bisa menyenangkan Anda, karena tidak ada lagi bos yang mengejar-ngejar dead line atau target penyelesaian pekerjaan, yang ada justru waktu yang banyak bersama orang-orang terkasih seperti istri, anak dan cucu-cucu yang lucu, melakukan perjalanan ibadah seperti umroh, holy travelling, mengadakan acara temu kangen alumni sekolah, dll.

Tetapi bagi sebagian orang, masa pensiun justru menjadi masa yang sangat sulit, karena dengan tidak memiliki pekerjaan, penghasilan rutin-pun menjadi tidak ada, akibatnya kantong lebih sering kering daripada basah. Apabila kantong kering dan penghasilan seret, mau tidak mau gaya hidup harus disesuaikan. Penyesuain gaya hidup akan menyebabkan tidak ada lagi waktu untuk berhaha-hihi seperti setiap malam minggu pergi ke restoran bersama keluarga, ngumpul dan ngobrol dicafé bersama teman-teman, tidak ada lagi waktu untuk main golf, aktivitas memancing ikan dan lainnya. Karena kalau gaya hidup tidak dirubah, bisa-bisa dapur tidak akan ngebul karena kehabisan uang untuk beli gas dan beras, bukankah ini malapetaka..?

Cerita diatas adalah gambaran singkat mengenai dua orang yang gaya hidupnya bertolak belakang, dimana orang pertama sangat care terhadap masa pensiun sehingga dari sejak muda sudah menyisihkan uangnya untuk bekal di masa pension melalui program perencanaan dana pensiun. Sementara yang satu lagi, sama sekali tidak memikirkan masa pension, tetapi justru bersenang-senang untuk menghabiskan uang tanpa memikirkan bekal di hari tua, istilah kerennya “mumpung muda mari kita poya-poya”.

Saat ini, sebenarnya sangat mudah untuk membuat Program Perencanaan Dana Pensiun bagi Anda yang belum memiliki, karena sudah banyak produk investasi yang dapat dijadikan sebagai wahana untuk mengembangbiakkan dana pension yaitu seperti saham, reksadana, asuransi, unitlink, obligasi pemerintah, obligasi swasta, valas, emas, tanah & bangunan dan lain sebagainya. Sehingga yang penting saat ini adalah faktor kemauan untuk melakukannya, kalau memang tidak memiliki ilmu untuk membuatnya sekarang sudah tersedia banyak biro konsultan perencana keuangan seperti SUHA Planner www.suhaplanner.com yang dengan senang hati membantu membuatkan program dana pension mandiri untuk keluarga Anda, enak bukan..?

 

Tetapi kalau Anda merasa belum percaya diri untuk membuat program dana pension mandiri, Anda bisa mengikuti program dana pensiun yang dikelola oleh lembaga keuangan seperti bank dan asuransi. Dengan membuka dan memiliki rekening dana pensiun, Anda wajib melakukan setoran sebesar jumlah yang telah diperjanjikan dalam kontrak dana pensiun. Dana yang Anda setor ini nantinya akan dikelola oleh manajer investasi perusahaan dana pensiun tersebut, sehingga dana yang Anda setor akan berkembang terusa.

Biasanya pada saat Anda membuka rekening dana pensiun, Anda diminta untuk memilih proporsi peruntukan atau alokasi portofolio investasinya, misalnya dari setiap setoran Anda, 45% akan diinvestasikan dalam produk investasi obligasi (surat utang) dan sisanya sebesar 55% akan diinvestasikan dalam produk investasi saham, proporsi ini dikenal dengan istilah fixed income dalam industry reksadana.

Sekarang yang menjadi persoalan adalah berapa sih jumlah setoran dana pensiun yang Anda harus sisihkan setiap bulannya..? sehingga bisa mencukupi kebutuhan Anda kelak pada saat memasuki masa pensiun.

 

Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada beberapa variable yang harus diketahui sebelum yaitu:

1. Umur Anda saat membuka rekening dana pensiun.

Hal ini menjadi sangat penting adalah karena semakin cepat (muda) Anda membuat program dana pensiun, maka semakin kecil iuran dana pensiun yang Anda harus setorkan setiap bulannya dan sebaliknya. Misalnya orang yang berumur 30 dan 40 tahun sama-sama membuat program dana pension, selanjutya variable lainnya dianggap sama, maka iuran dana pensiuan yang berumur 30 tahun akan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan iuran orang yang sudah berumur 40 tahun.

2. Rencana umur pensiun Anda.

Hal ini menjadi penting adalah karena jawaban atas pertanyaan ini akan menjadi penentu berapa lama program akan berlangsung, semakin lama program berlangsung maka iuran bulanan program pensiun Anda juga akan semakin kecil dan sebaliknya.

3. Rencana jangka waktu masa pensiun Anda.

Hal ini menjadi penting adalah karena disini akan ditetapkan berapa lama Anda akan menikmati masa pensiun. Untuk lebih amannya para Perencana Keuangan biasanya menyarankan untuk mengisi 99 tahun, hal ini merujuk kepada asuransi whole life dari Perusahaan Asuransi.

4. Jumlah atau besaran biaya hidup bulanan Anda saat ini.

Biaya hidup Anda tentunya terdiri dari berbagai macam seperti biaya untuk pengadaan 9 bahan pokok, biaya sekolah anak-anak, biaya pengobatan, biaya hiburan dan biaya lainnya. Hal ini menjadi penting adalah karena jawaban atas pertanyaan ini akan menjadi dasar untuk menetapkan berapa besarnya biaya hidup Anda pada saat masa pensiun nantinya, biasanya ditetapkan dalam bentuk persentase, misalnya biaya hidup 70% dari biaya hidup saat ini.

5. Prediksi perbandingan antara besaran biaya hidup pada masa pensiun dengan biaya hidup pada saat sekarang.

Pada umumnya perbandingan biaya hidup masa produktif dengan biaya hidup pada masa pensiun adalah sekitar 70% s/d 80%, artinya kalau pada saat masa produktif belanja bulanan Anda Rp.10 juta, maka pada saat pensiun kelak belanja bulanan Anda kurang lebih sekitar Rp.8 juta. Angka ini selanjutnya harus disesuaikan menggunakan rumus future value, sehingga dapat diperkirakan berapa besarnya nilai nominal uang Rp.8 juta tersebut pada saat memasuki usia pension.

6. Asumsi tingkat suku bunga investasi dana pensiun sepanjang pelaksanaan program dana pensiun.

Hal ini sangat penting adalah untuk mengukur berapa besar factor bunga dalam pengembangan asset keuangan atau lainnya dalam program ini. Semakin tinggi asumsi bunga yang ditetapkan, maka iuran bulanan dengan sendirinya akan semakin kecil. Tetapi dalam hal ini, sebaiknya kita menetapkannya tingkat bunganya pada level minimum untuk menghindari tidak tercapainya target bunga yang diharapkan, artinya disini kita membuat antisipasi yang paling buruk.

7. Asumsi tingkat suku bunga dana pension sepanjang masa pensiun berjalan.

Dana kelolaan dana pension yang tertanam dalam program dana pensiun tentunya juga akan tetap berkembang pada saat masa pensiun berlangsung. Oleh karena itu factor ini juga bisa juga memperkecil iuran dana pension Anda.

8. Asumsi tingkat inflasi sepanjang pelaksanaan program.

Inflasi adalah bagian yang tidak bisa dilepaskan dari masalah ekonomi. Pada saat tingkat inflasi melebihi tingkat perkembangan (bunga) dana program pensiun Anda, dapat dipastikan rencana dana pension Anda akan meleset dari target atau dana yang terkumpul kelak akan tidak mencukupi. Untuk itu, hendaknya asumsi inflasi dibuat agak tinggi, supaya perencanaan lebih mendekati kenyataan. Karena harus diingat karakter Negara seperti Indonesia masih rentan dengan risiko inflasi yang tinggi.

 

Setelah mendapatkan jawaban atas beberapa pertanyaan diatas, sekarang saatnya kita menghitung berapa besarnya iuran dana pensiun untuk Anda.

Berikut ini akan diberikan contoh kasus program dana pensiun untuk seseorang sebutlah namanya “Tn.Adul” yang saat ini berusia 35 tahun dan memiliki data keuangan sebagai berikut:

  1. memiliki penghasilan bulan sebesar Rp.6,5 juta,
  2. biaya bulanan sebesar Rp.5 juta,
  3. rencana usia memasuki pensiun adalah 55 tahun,
  4. rencana waktu masa pensiun adalah selama 20 tahun,
  5. asumsi tingkat perkembangan dana pensiun adalah 7% per tahun,
  6. asumsi tingkat perkembangan dana sepanjang masa pensiun adalah 6%,
  7. asumsi tingkat inflasi adalah 4% dan
  8. asumsi belanja bulanan adalah 80% dari belanja bulanan sekarang.

Sekarang mari coba kita hitung berapa besarnya iuran dana pensiun dari “Tn.Adul”.

  1. Jangka waktu program dana pensiun adalah 20 tahun yaitu selisih antara 55 dengan 35 yaitu umur pada saat pensiun dikurangi dengan umur Tn.A saat ini.
  2. Nilai masa yang akan datang (future value) daripada biaya bulanan Tn.A adalah sebesar Rp.10,955,616 yaitu diperoleh dari proses penghitungan dengan menggunakan rumus : (PV x (1+tingkat inflasi)^jangka waktu program).
  3. Berarti biaya hidup bulanan pada saat memasuki usia pensiun adalah Rp. 8,764,493 yaitu 80% dari Rp.10,955,616.
  4. Jumlah dana yang harus tersedia pada saat memasuki usia pensiun adalah Rp.1,223,354,637 (dapat dihitung dengan menggunakan excel).
  5. Tingkat perkembangan per bulan atas dana pensiun sepanjang program adalah 0.5833% (7%/12bulan).
  6. Dengan mengetahuai beberapa poin diatas kita akan dapat menghitung Future Value Interest Factor Annuity (FVIFA), yaitu dalam hal ini adalah 516.91.
  7. Sekarang jumlah dana pada saat pensiun sebesar Rp.1,223,354,637 kita bagikan dengan FVIFA (516.91) sehingga kita akan mendapatkan besarnya iuran bulan program pensiun Tn.Adul yaitu Rp.2,366,662.

Dari perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa untuk orang yang saat ini berumur 35 tahun s/d 40 tahun, bilamana ingin memasuki usia pensiun pada umur 55 tahun, dengan rata-rata biaya bulanan saat ini sebesar Rp.5 juta, maka harus menyisihkan dana sekitar Rp.2,5 juta untuk program dana pensiun.

Dengan melaksanakan rencana program dana pensiun ini dengan tertib, Anda akan dapat menikmati masa pensiun dengan orang-orang terkasih dengan bahagia, karena sudah tidak memikirkan apa yang harus Anda kerjakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi sebaliknya apa yang Anda harus kerjakan untuk membuat Anda senang, enak bukan?, jadi phenomena ini sama halnya dengan pepatah jaman dulu

“berakit-rakit ke hulu, bereng-rengan ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.

Untuk konsultasi dalam membuat program dana pensiun, dapat menghubungi kami SUHA Planner di Hand Phone: 08129767143, email : suhaplanner@yahoo.com   atau kunjungi website kami www.suhaplanner.com.

Untuk memastikan Anda mendapatkan article terbaru dari SUHA Planner – Financial Consulting secara terus menerus, Anda bisa mendaftarkan alamat email Anda sebagai follower kami di menu yang tertera dalam website www.suhaplanner.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s